kululuskan indah wajahmu
awan biru tak jemu memandangmu
ku biarkan semua cintaku membius jiwaku
yg memaksaku merindukan dirimu
mesti langit memikat dgn sejuta senyuman yg tak akan tergoyahkan
engkaulah sang pelangi yg mewarnai langit dan awan
mengarungi gelisah hatiku
engkaulah angin malam yg menebarkan wangi
yg akan mengarungi hari2 yg bahagia
apalah arti hidup ini
memapahmu membahagiakanmu memelukmu dgn rasa cinta
haruskah kusesali tiada arti,
tak ada arti lagi indahnya meniti mimpi yg dulu kau ungkap takkan terbagi
(dari chandra)
Monday, October 18, 2004
Tuesday, October 12, 2004
Ramadhan
Ketika Iman tertanam,
taat bersambung.
Bukan keterpaksaan,
tapi keikhlasan yang maujud.
Bukan ujub dan riya,
tapi pengabdian ia betumpu.
Ya..... Rab,
Aku ada karena kebradaanMu,
Aku bersemayam karena hidayahMu,
Aku berdoa karena kebesaranMu,
Aku bertobat karena kasihMu.
Wahai bulan seribu malam,
engkau datang menjumpai kami yang jalang,
engkau hantarkan rahmat Kekasih kami,
engkau tebarkan ampunan Tambatan kami,
engkau bumbungkan amalan pada Dambaan kami.
Wahai dambaan pecinta,
engkau tempat datangnya Kitab Pembeda,
engkau membawa Lailatul Qodar,
engkau menyelimuti Mustofa penerima perintah,
Duhai kawan para arif,
apakah pantas kami menemui anda,
ketika kesucian kami jadi tanda tanya,
ketika kemaksiatan kami jadi kebanggaan,
ketika maaf kami jadi pembenaran untuk bermaskiat.
Oh....
maafkan kami
karena kami berbuat maksiat ini
kami lantunkan istigfar kepada Kekasih
salawat kepada Alamin dan keluarganya
semoga kami tidak merugi
Takwa
Takwa
Takwa
Bekal kami
Menjumpai Engkau yang Kekal
(dari milis 99)
Sunday, October 10, 2004
Dialog Antara Seorang Hamba Tuhan dengan Hatinya
Bertanyalah sang hati kepada tuannya, "Siapakah Tuhanmu?"
Lalu si tuan berkata dengan tegas, "Tentu saja Allah"
Kemudian, sang hati mengungkapkan keraguannya,
"Bukan, engkau tidak menuhankan Allah,
tetapi engkau hanya menuhankan hawa nafsumu.
Tidakkah engkau sadar bahwa engkau hidup di dunia yang dimilikiNYA,
engkau hidup didalamNYA,
engkau bernafas dengan udaraNYA,
engkau berjalan dibumiNYA
dan kau lihat keindahanNYA?"
Lalu sang hati meneruskan perkataannya,
" Dan tahukan engkau bahwa Allah berkuasa atas segalanya?
Dia berkuasa atas alam yang kamu tingggali dan kamu rusak,
sementara engkau tidak merasakannya?
Dan tahukah engkau bahwa Allah telah menciptakan dunia lain
sehingga seharusnya engkau gunakan waktumu
untuk mempersiapkan diri untuk memasuki kekekalan terbaik itu."
" Jika engkau bisa melakukan semua itu,
maka kedamaian kan mengisi hatimu karena engkau telah melakukan sesuatu yang benar. . ."
(dari websitenya Gege)

